Assalamu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh.

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing menjembatani dan menjalurkan kami ke jalan Ridho-Nya.

Syukur alhamdulillah atas ridho/izin dari ALLOH SWT dan Para Rosul/Utusan ALLOH SWT, saat ini kami bermaksud :

MENGUNGKAP
“RAHASIA DARI SISI ALLOH SWT”
YANG TELAH DITURUKAN DI DUNIA

Sebelum kami mengungkap “Rahasia dari sisi ALLOH SWT” kami dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini tidak berkenan di hati anda, Namun hal ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Kepada segenap bangsa Indonesia khususnya dan umat manusia pada umumnya yang dirahmati oleh ALLOH SWT, dengan ini kami menyampaikan berita baik mengenai telah ditutunkan-Nya WAHYU KEPEMIMPINAN di Tanah Air Indonesia.

Adapun WAHYU KEPEMIMPINAN yang diturunkan di Bumi Indonesia ini, terkait langsung dengan RISALAH ALLOH SWT   dalam mensejahterakan seluruh umat manusia di Dunia menuju akhir zaman.

Hal ini sesungguhnya NYATA dan merupakan kehendak ALLOH SWT, untuk membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat manusia di Dunia.

Untuk terwujudnya kehendak ALLOH SWT di muka bumi ini, ALLOH SWT  telah menurunkan segala perangkat dalam proses pelaksanaannya :

  1. ALLOH SWT menurunkan kembali ke dunia, para Utusan / Rosul ALLOH SWT untuk mengatur / menata Risalah ALLOH SWT serta membimbing menjembatani dan menjalurkan “Insan Pilihan ALLOH SWT” yang kemudian atas ridho dari sisi-Nya, dikukuhkan sebagai “Insan Hablumminalloh”.
  2. Untuk membentuk “JATI DIRI” Insan Hablumminalloh, Insan Pilihan ALLOH SWT terlebih dahulu harus melalui atau melewati bimbingan, ujian, cobaan secara khusus dalam kehidupannya.
  3. Setelah dirinya dikukuhkan sebagai “Insan Hablumminalloh” yang telah mengetahui JATI DIRINYA, ALLOH SWT ridho “menerima” disisi-Nya dengan mengangkat atau meninggikan derajatnya, yang dijadikan sebagai dasar untuk dipersiapkan guna “menerima dan menjalankan perintah-Nya” di Dunia.
  4. Insan Hablumminalloh / Insan Sejati / Insan Pilihan adalah merupakan kepanjangan langkah dan tangan ALLOH SWT di Dunia.
  5. Kepada Insan Hablumminalloh, ALLOH SWT telah ridho menitipkan/menyerahkan HAK PENGGUNAAN atas seluruh “Kekayaan Bumi” atau “HARTA & BENDA MILIK ALLOH SWT” untuk dipergunakan sebagai sarana/jembatan dalam mensejahterakan umat manusia di Dunia.
  6. Agar dalam pelaksanaan mensejahterakan umat manusia di dunia ini dapat berjalalan dengan baik, benar dan lancar sesuai kehendak-Nya, ALLOH SWT melengkapi Insan Hablumminalloh dengan menurukan seluruh “Pasukan Langit” atau pasukan SIR ALLOH atau pasukan Kasat Mata,  sebagai fasilitas bagi “KEPEMIMPINAN” Insan Hablumminalloh yang ditunjuk-Nya, untuk melaksanakan kehendak-Nya mengantarkan umat manusia dalam tatanan masyarakat Global yang sejahtera, adil aman tentram  dan berjiwa lebih sepiritual dan manusiawi.

Syukur Alhamdulillah Rahasia disisi ALLOH SWT sebagaimana yang tersebut diatas, atas ridho dari sisi ALLOH SWT beserta Para Rosul/Utusan-Nya saat ini telah dapat kami ungkap dan beritahukan kepada Bangsa Indonesia khususnya dan umat manusia di dunia umumnya, ini adalah merupakan berita yang sesungguhnya “BUKAN BASA BASI” atau “REKAYASA”. Berita ini kami sampaikan bukan atas dasar ambisi untuk kepentingan pribadi, kelompok atau golongan, tetapi semata-mata karena ALLOH SWT.

Penjabaran secara Hablumminanas atas “WAHYU KEPEMIMPINAN” yang diturunkan dari sisi ALLOH SWT terkait dengan RISALAH-NYA, telah memunculkan wacana “JATI DIRI BANGSA INDONESIA” yang tidak dapat dipisahkan dengan :

PEMIMPIN SEJATI MASA DEPAN ADALAH INSAN / MANUSIA YANG TELAH MENGETAHUI JATIDIRINYA SENDIRI, BAIK SECARA HABLUMMINALLOH  MAUPUN SECARA HABLUMMINANAS.

Untuk menjadi “PEMIMPIN MASA DEPAN BANGSA INDONESIA” harus mengetahui dan paham betul serta dapat membawa masyarakat bangsa dan Negara sesuai dengan “JATI DIRI BANGSA INDONESIA”.

Adapun “JATI DIRI BANGSA INDONESIA” terbagi kedalam dua sisi yaitu :

INTERNAL :

Sebagi Pemimpin Bangsa harus dapat mengantarkan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk membantu, membangun , menata, mensyejahterakan dan memakmurkan masyarakat secara adil, aman, tentram dan semua pemeluk agama dapat hidup berdampingan layaknya hidup dalam “SURGA DUNIA” seperti apa yang kita khayalkan/dambakan saat ini.

EXTERNAL :

Sebagai Pemimpin Bangsa harus dapat  mengantarkan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju “MERCUSUAR DUNIA” dalam hal mana akan terjadi tatanan masyarakat Global secara Fisik dan Non Fisik.

  • FISIK : Membangun dunia yang usianya saat ini sudah senja, untuk dijadikan kembali lebih muda sehingga kehidupan di dunia layaknya seperti “SURGA DUNIA”.
  • NON FISIK : Membentuk Mental dan Spiritual umat manusia di dunia agar lebih Spiritual dan Manusiawi, sehingga menjadi MANUSIA SEJATI yang diridhoi ALLOH SWT.

Apabila kita hayati secara seksama tentang Jati Diri Bangsa Indonesia, sesungguhnya  terdapat VISI dan MISI ALLOH SWT, yang dapat dijabarkan sebagai berikut.

VISI ALLOH SWT :

Pada masa akhir zaman ini ALLOH SWT sedang dan telah menurunkan Risalah-Nya, serta sekaligus memberi peringatan bagi Umat Manusia untuk bertaubat kepada ALLOH SWT, dalam putaran waktu menuju dunia dikiamatkan.

MISI ALLOH SWT :

ALLOH SWT berkehendak untuk membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan Umat di Dunia, melalui tangan-tangan ALLOH SWT di dunia yaitu “Insan Hablumminalloh” yang ditunjuk-Nya secara langsung sebelum dunia ini dikiamatkan. Semua ini sebagai bukti kepada umat manusia tentang kekuasaan dan kebesaran ALLOH SWT, yang Alhamdulillah “RISALAH ALLOH SWT” diturunkan di tanah air Indonesia, terkait dimana Indonesia adalah merupakan tempat diturunkan-Nya umat manusia untuk pertama kali menginjakan kaki di Bumi.

JATI DIRI BANGSA INDONESIA hanya dapat dipahami dan terwujud atau terlaksana apabila pemimpinnya berasal dari Insan Hablumminalloh.

Insan Hablumminalloh ini adalah Manusia Sejati yang telah “DISUCIKAN” lair dan batinnya menurut versi ALLOH SWT yang dijembatani oleh para Rosul/Utusan ALLOH SWT, dan atas ridho dari sisi ALLOH SWT telah ditinggikan derajatnya, dimana segala tidakan / perbuatannya telah mendapatkan ridho dari sisi-Nya dan merupakan kepanjangan langkah dan tangan ALLOH SWT di Dunia.

Maka melalui tulisan ini saya bermaksud mengabarkan “berita baik” dari ALLOH SWT & Para Rosul ALLOH, tentang Pemimpin Masa Depan Yang Memiliki Jati Diri yang diharapkan oleh kita semua.

ALLOH SWT berfirman:
Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Alloh mengetahui.” Alloh mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 29)

Mencari Pemimpin Masa Depan sesungguhnya merupakan rahasia ALLOH SWT, & ALLOH SWT telah & akan memberitahukan kepada umat manusia yang diridhoi-Nya.

ALLOH SWT berfirman:
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab”.(QS. Ali Imran (3) : 27)

Alloh menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Alloh mempunyai karunia yang besar.(QS. Ali Imran (3) : 74)

(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Alloh (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Alloh. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Alloh mempunyai karunia yang besar. (QS. al-Hadid (57) : 29)

Pemimpin Masa Depan yang memiliki jati diri dapat mensejahterakan kita semua atas dasar keridhoan untuk menerima & melaksanakan perintah secara langsung dari ALLOH SWT (Insan Hablumminallah), bukan semata-mata pilihan manusia yang selalu berpatokan kepada hasil pandangan/pikiran, pendengaran/ucapan (Hablumminanas).

ALLOH SWT berfirman:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Alloh memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.(QS. an-Nur (24) : 46)

Dan Alloh telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merobah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik. (QS. 24:55)

Dasar keridhoan dari ALLOH SWT (Insan Hablumminallah) tersebut merupakan kunci utama dalam mensejahterakan umat manusia, karena kepada Insan Hablumminallah ALLOH SWT telah menyerahkan seluruh kerajaan bumi.

ALLOH SWT berfirman:
Katakanlah: “Wahai Rob Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 26)

Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Alloh? Dan tiada bagimu selain Alloh seorang pelindung maupun seorang penolong.(QS. al-Baqarah (2) : 107)

Kepunyaan Alloh segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Alloh dikembalikan segala urusan.(QS. Ali Imran (3) : 109)

Kepunyaan Alloh apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran (3) : 129)

Kepunyaan Alloh kerajaan langit dan bumi; dan Alloh Maha Perkasa atas segala sesuatu.
(QS. Ali Imran (3) : 189)

Dan kepunyaan Alloh kerajaan langit dan bumi dan kepada Alloh kembali (semua makhluk).
(QS. an-Nur (24) : 42)

Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Alloh apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada didalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS. an-Nur (24) : 64)

Kerajaan langit dan bumi. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Alloh dikembalikan segala urusan.(QS. al-Hadid (57) : 5)

ALLOH SWT telah memberi derajat yang tinggi disisi-Nya karena mengemban tugas dan tanggungjawab yang mulia secara langsung untuk mensejahterakan umat manusia didunia.

ALLOH SWT berfirman:
Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikanNya kepadamu. Sesungguhnya Rabbmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 6:165)

Dan sesungguhnya telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. 21:105)

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang maruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Alloh-lah kembali segala urusan. (QS. 22:41)

Untuk mendapatkan ridho derajat yang tinggi disisi ALLOH SWT, Insan Hablumminallah sebelumnya /terlebih dahulu telah disucikan lahir dan batinnya dengan melewati bimbingan, ujian dan cobaan secara khusus dalam kehidupannya.

ALLOH SWT berfirman:
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. (QS. al-Hadid (57) : 12)

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. al-Hadid (57) : 13)

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Alloh; dan kamu telah ditipu terhadap Alloh oleh (syaithan) yang amat penipu. (QS. al-Hadid (57) : 14)

Sesungguhnya Alloh telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran (3) : 164)

Alloh (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Alloh membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Alloh memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. an-Nur (24) : 35)

Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Alloh, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Alloh Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka bersyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam (19) : 58)

Keberadaan Insan Habluminallah saat ini, belum banyak diketahui dan masih misterius, sekalipun itu keluarga, saudaranya, tetangganya atau teman dekatnya, apabila mereka berkata yang sesungguhnya apa yang sedang terjadi, maka hanya caci maki, hinaan & fintnah yang diterimanya, “ini merupakan rahasia ALLOH SWT”

ALLOH SWT berfirman:
Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi), (QS. 28:5)

Kemunculan Insan Hablumminallah ini tidak bisa didasari atas kepentingan/ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi berdasarkan kehendak dari ALLOH SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang umat-Nya di seluruh dunia.

Kemunculan Insan Hablumminallah (Insan Sejati/Khalifah ALLOH) ini sudah dapat kita rasakan/ketahui dengan adanya tanda-tanda berguncangnya alam semesta (”seperti saat ini banyak bencana yang sedang dan sudah terjadi, banjir bandang, gempa bumi, gunung meletus, angin topan, kebakaran, peperangan & musim/cuaca yang tidak menentu akibat putaran Bumi / massa yang dipercepat”), ini terjadi semata-mata untuk memepercepat dan membersihkan tempat dimana urusan atau risalah ALLOH SWT akan diturunkan.

ALLOH SWT berfirman:
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Alloh. (QS. al-Hadid (57) : 22)

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Alloh tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS. al-Hadid (57) : 23)

Dari jumlah milyaran penduduk di dunia, hanya kepada Insan Hablumminallah ALLOH SWT telah ridho menurunkan rahmat dan hidayah-Nya, dimana jumlah Insan Hablumminallah hanya dibawah hitungan jari tangan kita, latar belakang kehidupan Insan Habluminallah adalah rakyat biasa, Ia bukan seorang ahli agama, ilmuwan, atau pakar politik, oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia wajib bersyukur kepada ALLOH SWT atas terpilihnya sebagian kecil umat di Indonesia untuk menerima & menjalankan, melaksanakan perintah-Nya yaitu amanah dari ALLOH SWT dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di dunia. Dan untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau kepada saudara-saudara untuk bersabar, dan bertawakal kepada ALLOH SWT dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLOH SWT ini, sehingga kesuksesan, berkah, rahmat dari ALLOH SWT, yang sudah diraih dapat segera dinikmati oleh kita semua.

ALLOH SWT berfirman:
Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Alloh ada ilah (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya). (QS.27:62)

Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Alloh, supaya kamu beruntung.
(QS. Ali Imran (3) : 200)

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al-Maaidah [5]: 3)

Oleh karena itu kami berpesan dan menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia di Dunia agar selalu bersyukur kepada ALLOH SWT, atas telah diturunkan-Nya berkah, rahmat, hidayah serta karunia kepada bangsa Indonesia khususnya dan umat manusia pada umumnya. Semoga segala keberkahan, rahmat, hidayah serta karunia-Nya yang sudah diturunkan kepada Bangsa Indonesia dapat segera kita nikmati bersama atas ridho ALLOH SWT dan para Rosul / Utusan-Nya.

Amin ya ROB al alamin…

Mohon maaf data pribadi kami saat ini belum bisa disampaikan karena demi kebaikan kami, Salam untuk para pemimpin bangsa ini dan seluruh umat di dunia, carilah pemimpin yang Amanah dan berserah diri kepada ALLOH SWT, dimana “ dalam setiap mengambil keputusan & arah bangsa jangan selalu mengandalkan akal pikiran atau kepintaran logika otak, karena itu semua adalah tipudaya setan”, sesungguhnya ALLOH SWT sedang menurunkan kehendak-Nya, mengukir sejarah di negri kita ini, demi kemaslahatan umat di dunia.

Demikian, berita risalah ALLOH SWT ini saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi bangsa dan umat di dunia ini yang sedang krisis multi dimensi dan ALLOH SWT selalu menyertai kita semua “amin”.

Wassalamu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh.

Jakarta, 9 Juni s/d 18 Juli 2009
ttd
Insan Hablumminalloh
http://hablumminalloh.wordpress.com