Assalamu’alaikum warohmat-Alloh wabarokatuh

Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas kesempatan anda meluangkan waktu untuk memberikan saran dan komentarnya di situs yang kami buat. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kami sebelumnya kami mengucapkan mohon maaf apabila ada kata-kata dalam penulisan penjelasan ini kurang berkenan di hati anda (kekurangan atau kelemahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Maksud dan tujuan situs ini kami buat memang semata-mata untuk memberikan pencerahan kepada seluruh umat khususnya di Indonesia dan umumnya di Dunia, demi memberikan petunjuk/solusi untuk kepentingan bangsa dan negara serta umat di seluruh dunia menuju masyarakat adil dan makmur, spirituil dan amnusiawi, sehingga tercapailah manusia sejati yang diridhoi oleh ALLOH SWT.

Didalam situs yang kami buat memang tidak mencantumkan indentitas secara jelas, hal ini dilakukan agar mendidik pribadi kami sendiri supaya menetralisir unsur hablumminanas atau ambisi keduniaan atau pribadi. Oleh karena itu kami baru akan menyampaikan data indentitas secara lengkap apabila niat dan tujuan anda didasari Ikhlas karena ALLOH SWT, untuk kepentingan umat atau bangsa dan negara, tidak mengatasnamakan kepentingan pribadi atau golongan, Insya Alloh apabila dasar nitanya terpenuhi maka atas izin ALLOH SWT anda akan segera mengetahuinya.

Memang dalam sejarah peradaban umat manusia di dunia urusan risalah ALLOH SWT ini, belum pernah diungkap secara Hablumminanas, karena selama itu menjadi rahasia ALLOH SWT (berjalan secara Hablumminalloh), syukur alhamdulillah atas ridho ALLOH SWT baru saat ini kami diizinkan untuk mengungkapkannya, dalam mengungkap-kannya pun kami harus extra hati-hati agar tidak menimbulkan efect yang tidak baik di kalangan masyarakat, maka atas kehendak ALLOH SWT dipilihlah melalui situs seperti ini kami memulai untuk mengungkapkannya, (intinya demi menjaga kemurnian/kesucian risallah ALLOH SWT ini).

Untuk diketahui bahwa urusan ALLOH SWT, diminta atau tidak diminta, suka atau tidak suka, diterima atau tidak diterima oleh umat manusia di dunia urusan ini pasti akan tetap berjalan atau diketahui secara terbuka, namun cara dan waktu kemunculannya menjadi rahasia ALLOH SWT.

Ini sebagai pendapat pribadi saya sendiri dari hasil penghayatan selama urusan ini berjalan yaitu : “CEPAT atau LAMBATNYA KEMUNCULAN URUSAN INI TERGANTUNG UMAT MANUSIA atau BANGSANYA ITU SENDIRI”

Risalah ALLOH SWT ini bisa diumpamakan seorang bayi yang akan segera lahir ke alam dunia, dimana selama ini masih didalam lingkungan hablumminalloh/alam rahim, dimana bayi tersebut saat ini sedang berusaha mencari atau mengatur posisi agar bisa segera lahir. Didalam dunia melahirkan, saat ini kita mengenal 2 (dua) cara melahirkan yaitu :

  1. Melahirkan dalam cara normal
  2. Melahirkan dalam cara oprasi atau cesar

Dari dua cara melahirkan itu apabila kita jabarkan adalah sebagai berikut :

1. Melahirkan dalam cara normal :

Apabila bayi dilahirkan dalam cara normal, sesuai kehendak   ALLOH SWT, berarti terdapat kemungkinan resiko fatal yang harus ditanggung, yaitu bisa menimbulkan kesakitan yang luar biasa, bahkan bisa menimbulkan pengorbanan yang cukup besar dari seorang ibu.

2. Melahirkan dalam cara oprasi atau cesar :

Apabila bayi dilahirkan secara cesar, artinya ada peran manusia yang bertindak dalm proses melahirkan tersebut, tapi manusia yang bertidak dalam peruses ini harus ahli dalam bidangnya, resiko pengorbanan seorang ibu dalam proses melahirkan ini bisa diminimalkan.

Demikian, semoga dari penjabaran atau penjelasan tersebut di atas bisa diambil hikmahnya dan dipahammi oleh umat manusia di dunia, dan perlu digaris bawahi bahwa seorang  bayi sebelum dia lahir ke dunia tidak pernah mengetahui namanya atau menyebut namanya.

Terima kasih atas perhatiannya semoga anda memakluminya.

Wassalamu’alaikum warohmat-Alloh wabarokatuh

Jakarta, 17 Agustus 2009

ttd

Insan Hablumminalloh