“KEMUNCULAN INSAN HABLUMMINALLOH TERKAIT RISALAH ALLOH SWT”

Assalamu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing menjembatani dan menjalurkan kami ke jalan Ridho-Nya.

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Syukur alhamdulillah atas ridho/izin dari ALLOH SWT dan Para Rosul/Utusan ALLOH SWT, saat ini kami bermaksud mengungkap :

“KEMUNCULAN INSAN HABLUMMINALLOH TERKAIT RISALAH ALLOH SWT”

Sebagaimana yang telah kami ungkapkan dalam tulisan sebelumnya, dan melihat situasi atau kondisi alam dunia yang terus-menerus bergejolak, maka “demi kebaikan kita semua” bagi yang masih diberikan kesempatan umur panjang, untuk segera berintrofeksi diri atas apa yang sedang terjadi di alam dunia ini. Situasi inilah yang menjadi dasar sehingga kami harus terus-menerus membuat tulisan pencerahan di dalam situs ini, karena apabila kami mengatakan langsung yang sesungguhnya kepada setiap manusia, tidak akan pernah percaya atau menghiraukannya kecuali yang memang mendapatkan hidayah dari ALLOH SWT (dalil NAKLI yang tidak pernah terpikirkan / diprediksi  oleh dalil AKLI). Kejadian ini sesungguhnya sudah pernah terjadi dimasa-masa para Rosul ALLOH SWT, dan kini terulang kembali dimasa sekarang ini.

Risalah ALLOH SWT yang diturukan saat ini bukan untuk membentuk Agama baru, aliran sesat atau pembodohan atau memutarbalikan fakta, tetapi ini sesungguhnya semata-mata hanya untuk membuktikan kebesaran ALLOH SWT menjelang akhir jaman.

Berikut ini kami ungkapkan beberapa kutipan ayat-ayat Al Quran, yang isisnya memberikan petunjuk tentang adanya Risalah ALLOH SWT yang akan dimunculkan pada masa menjelang akhir jaman :

ALLOH SWT berfirman:

Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Alloh mengetahui.” Alloh mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 29

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab”.(QS. Ali Imran (3) : 27)

Alloh menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Alloh mempunyai karunia yang besar.(QS. Ali Imran (3) : 74)

(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Alloh (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Alloh. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Alloh mempunyai karunia yang besar. (QS. al-Hadid (57) : 29)

Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Alloh memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (QS. an-Nur (24) : 46)

Dan Alloh telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah janji itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS. an-Nur (24) : 55)

Katakanlah: “Wahai Rob Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.(QS. Ali Imran (3) : 26)

Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Alloh? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.(QS. al-Baqarah (2) : 107)

Kepunyaan Alloh segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Alloh dikembalikan segala urusan.(QS. Ali Imran (3) : 109)

Kepunyaan Alloh apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran (3) : 129)

Kepunyaan Alloh kerajaan langit dan bumi; dan Alloh Maha Perkasa atas segala sesuatu.(QS. Ali Imran (3) : 189)

Dan kepunyaan Alloh kerajaan langit dan bumi dan kepada Alloh kembali (semua makhluk).(QS. an-Nur (24) : 42)

Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Alloh apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada didalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS. an-Nur (24) : 64)

Kerajaan langit dan bumi. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Alloh dikembalikan segala urusan.(QS. al-Hadid (57) : 5)

(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. (QS. al-Hadid (57) : 12)

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. al-Hadid (57) : 13)

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Alloh; dan kamu telah ditipu terhadap Alloh oleh (syaithan) yang amat penipu. (QS. al-Hadid (57) : 14)

Sesungguhnya Alloh telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Alloh mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Alloh, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran (3) : 164)

Alloh (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Alloh, adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Alloh membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. an-Nur (24) : 35)

Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Alloh, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Alloh Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka bersyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam (19) : 58)

Keberadaan Insan Habluminalloh saat ini, belum banyak diketahui, sekalipun itu keluarga, saudaranya, tetangganya atau teman dekatnya, caci maki, hinaan & fintnah beleka apabila mereka berkata yang sesungguhnya (terkadang sering disebut orang gila oleh sebagian manusia yang tidak mendapatkan hidayah dari ALLOH SWT), “ hal inilah yang sesungguhnya tanpa disadari oleh manusia justru melindungi kerahasiaan dari sisi ALLOH SWT” akibat dari dalil NAKLI yang tidak pernah di hayati oleh manusia umumnya.

Kemunculan Insan Hablumminalloh ini tidak bisa didasari atas kepentingan ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi berdasarkan kehendak dari ALLOH SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang umat-Nya di seluruh dunia.

Sebagai tanda kemunculan Insan Hablumminalloh (Insan Sejati/Khalifah ALLOH), ALLOH SWT sudah banyak memberikan tanda dengan cara berbicara melalui alam (bencana alam yang silih berganti) ”seperti saat ini banyak bencana yang sedang dan sudah terjadi, banjir bandang, gempa bumi, angin topan, kebakaran, peperangan, diturunkannya penyakit yang aneh & musim/cuaca yang tidak menentu akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, dll”), namun manusia saat ini / para birokrat tidak banyak yang menghayati ke arah itu karena hatinya beku tertutup oleh duniawi yaitu ambisi pribadi kelompok atau golongan dengan tujuan ingin menguasai Tahta demi Harta, yang mengatasnamakan rakyat. Jangan menyesal apabila ALLOH SWT semakin murka dengan cara menurunkan bencana alam yang lebih dahsyat, sehingga manusia tidak mampu lagi untuk bertindak maunya sendiri, manusia disaat itu tidak mampu lagi mengatasi permasalahan yang ALLOH SWT turunkan ke dunia. Disaat itulah secara terbuka ALLOH SWT membuka tabir kekuasaan-Nya dihadapan manusia. Penyesalan umumnya tidak pernah muncul terlebih dahulu, selalu datang belakangan, sebelum nasi menjadi bubur oleh karena itu melalui situs ini kami menghimbau kepada umat di dunia agar selalu berserahdiri atau bertawakal kepada ALLOH SWT, sehingga kita selalu dalam lindungan ALLOH SWT dan mendapatkan  Rahmat dan Hidayah-Nya.

ALLOH SWT berfirman:

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Alloh. (QS. al-Hadid (57) : 22)

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Alloh tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS. al-Hadid (57) : 23)

Adapun gambaran / ciri-ciri Insan Hablumminalloh saat ini adalah sebagai berikut :

Dari jumlah milyaran manusia di dunia, saat ini hanya kepada beberapa gelintir manusia ALLOH SWT telah ridho menurunkan rahmat dan hidayah-Nya untuk menunjukan kebesaran / kekuasaan ALLOH SWT di dunia menuju akhir jaman, segelintir manusia tersebut ALLOH SWT telah ridho menyebutnya “INSAN HABLUMMINALLOH” (Insan dalam lindungan ALLOH SWT),  latar belakang mereka dari kalangan rakyat biasa (bukan ahli agama atau pakar ilmu dunia) namun mereka mendapat kemudahan / keistimewaan dalam hal apapun apabila mereka berurusan dengan tatanan dunia/ tatanan manusia serta mereka memiliki garis keturunan yang kuat dari Para Rosul ALLOH SWT, ini sesungguhnya merupakan estapet kekuasaan yang pernah ALLOH SWT turunkan pada era/masa Para Rosul ALLOH  SWT dahulu (kejadian ini sudah tertulis dalam ketentuan/kehendak ALLOH SWT di louh mahfuz/langit ketujuh 500 tahun sebelum mereka dilahirkan kedunia). Dalam masa proses penantian kemunculannya,  kehidupan mereka saat ini seperti halnya manusia biasa pada umumnya (bahkan keluarga, tetangga atau temannya sekalipun tidak mengetahuinya), maka kami menghimbau kepada masyarakat umum, berhati-hatilah apabila dari kalangan masyarakat ada yang mengaku-ngaku atau mengatasnamakan tentang hal ini, dan jangan sampai terkecoh dengan penampilan atau angan-angan yang diberikan, karena sejatinya karakter Insan Hablumminalloh ini tidak pernah mengharapkan pujian atau sanjungan dari manusia karena sesungguhnya mereka telah mendapatkan tempat disisi ALLOH SWT.

Maka melalui situs ini kami menghimbau agar bangsa Indonesia dan seluruh umat didunia wajib bersyukur kepada ALLOH SWT atas terpilihnya sebagian umat di Indonesia untuk menjalankan dan melaksanakan perintah atau amanah dari ALLOH SWT dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di dunia, tanpa membedakan suku, agama, golongan atau ras. Untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau kepada saudara-saudara untuk selalu bersabar, dan bertawakal kepada ALLOH SWT dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLOH SWT ini, sehingga kesuksesan berkah rahmat dari ALLOH SWT, yang sudah diraih dapat segera dinikmati oleh kita semua.

ALLOH SWT berfirman:

ALLOH SWT berfirman:Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Alloh, supaya kamu beruntung.(QS. Ali Imran (3) : 200)

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al-Maaidah [5]: 3)

Demikianlah, kami sampaikan berita baik ini dengan sesungguhnya dan kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat.

ALLOH SWT selalu beserta kita…”amin”

 Wassalammu’alaikum warohmat-Alloh wabarokatuh

Jakarta, 04 & 16 September 2009

(Rev-01-26 Ramadhan 1430H)

Ttd

Insan Hablumminalloh