JIHAD SEJATI YANG DIRIDHOI DAN DITERIMA DISISI ALLOH SWT

 

Assalammu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh

 

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

 

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing menjembatani dan menjalurkan kami ke jalan Ridho-Nya.

 

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

 

Syukur alhamdulillah atas ridho/izin dari ALLOH SWT dan Para Rosul/Utusan ALLOH SWT, saat ini kami bermaksud mengungkap :

 

JIHAD SEJATI YANG DIRIDHOI DAN DITERIMA DISISI ALLOH SWT

 

Melihat situasi dan kondisi perkembangan umat tentang pemahaman Islam saat ini yang semakin memperihatinkan, kami terdorong untuk menyampaikan sebuah berita dari ALLOH SWT yang dijembatani oleh Para Rosul ALLOH SWT, tentang makna jihad yang sesungguhnya.

 

Berikut ini kami sampaikan uraian singkatnya :

 

JIHAD SEJATI terbagi kedalam dua fase kehidupan yaitu :

  1. Fase pada masa Para Nabi & Rosul ALLOH SWT
  2. Fase setelah masa Para Nabi & Rosul ALLOH SWT (Masa Insan Hablumminalloh)

1. Fase pada masa Para Nabi & Rosul ALLOH SWT

Berikut Daftar 25 Nabi & Rosul + 1 Guru Para Nabi & Rosul :  

  1. Adam AS (Komandan Para Nabi & Rosul)
  2. Khidir AS (Boss Besar / Guru Para Nabi & Rosul)
  3. IdrisAS.
  4. Nuh AS. (Ulul Azmi)
  5. Hud AS.
  6. Soleh AS.
  7. Ibrahim AS. (Ulul Azmi)
  8. Luth AS.
  9. Ismail AS.
  10. Ishak AS.
  11. Yakub AS.
  12. Yusuf AS.
  13. Ayub AS.
  14. Sueb AS.
  15. Musa AS. (Ulul Azmi)
  16. Harun AS.
  17. Zulkifli AS.
  18. Daud AS.
  19. Sulaiman AS.
  20. Ilyas AS.
  21. Ilyasa AS.
  22. Yunus AS.
  23. Zakaria AS.
  24. Yahya AS.
  25. Isa AS. (Ulul Azmi)
  26. Muhammad SAW. (Ulul Azmi)

2. Fase setelah masa Para Nabi & Rosul ALLOH SWT (Masa Insan Hablumminalloh)

 Daftar nama Insan Hablumminalloh masih menjadi “rahasia ALLOH SWT” ( bukan Nabi atau Rosul baru tetapi merupakan Insan yang menerima estapet Risalah ALLOH SWT didunia setelah 25 + 1 Para Nabi & Rosul ALLOH SWT,  menjelang akhir zaman).

Dari 2 (dua) Fase tersebut diatas dapatlah kita simpulkan makna yang sesungguhnya mengenai JIHAD SEJATI yang diridhoi dan diterima disisi ALLOH SWT.

 

Bagaimana JIHAD SEJATI yang sesungguhnya ?…….

 

JIHAD SEJATI dengan mengorbankan harta dan diri mereka dapat diterima disisi ALLOH SWT berlaku ketika pada masa 25 + 1 Para Nabi & Rosul memerintahkan untuk melakukannya itupun atas Ridho ALLOH SWT, untuk menegakan atau mempertahankan Risalah ALLOH SWT didunia  (intinya JIHAD harta & diri mereka dapat dilakukan harus ada jalur atau jalan langsung menuju ridho ALLOH SWT dalam mempertahankan dan menegakan Risallah ALLOH SWT, dimana yang memerintahkan atau yang menjadi jalur atau jalan harus sudah mengetahui Jati Dirinya dihadapan ALLOH SWT / terjamin kedudukannya disisi ALLOH SWT ketika mereka dipanggil kehadirat ALLOH SWT ).

 

Firman ALLOH SWT :

Berjihadlah demi Alloh dengan sebenar-benarnya jihad (QS Al-Hajj [22]: 78).

Sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad dengan harta dan diri mereka di jalan Alloh, hanya mengharapkan rahmat Alloh (QS,Al-Baqarah [2]: 218).

Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya dia merupakan musuh yang nyata bagimu (QS, Al-Baqarah [2]: 168).

Siapa lagi yang lebih sesat daripada yang mengikuti hawa nafsunya, tanpa petunjuk dan Alloh? (QS Al-Qashash [28]: 50).

Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan) karena sesungguhnya (hawa) nafsu selalu mendorong kepada kejahatan kecuali yang diberi rahmat oleh ALLOH SWT (QS Yusuf [12]: 53)

Maka ketika sebagian umat manusia saat ini mengumandangkan JIHAD harus hati-hati, karena JIHAD saat ini bukan lagi seperti yang dilakukan oleh Para Nabi & Rosul dahulu yaitu fase dimana proses dalam menurunkan Risalah ALLOH SWT dan untuk mempertahankan atau menegakan Risalah ALLOH SWT.

 

Seperti dalam ayat Al Quran yang tersebut diatas sangat jelas JIHAD saat ini adalah JIHAD MELAWAN SETAN ATAU HAWA NAFSU YANG ADA PADA DIRI KITA SENDIRI, karena sesungguhnya seluruh perangkat kehidupan untuk Umat Manusia didunia telah ALLOH SWT turunkan dengan sempurna melalui Para Nabi dan Rosul ALLOH SWT, umat manusia saat ini tinggal menjalankan dan mengamalkannya dengan sebaik-baiknya tanpa harus diperdebatkan atau dipertentangkan.

 

Berikut ini berita dari sisi ALLOH SWT yang disampaikan melalui Para Rosul ALLOH SWT, bahwa sesungguhnya JIHAD saat ini yang sedang gencar gencarnya dilakukan oleh sebagian kecil umat atau bangsa atau negara yang mengatas namakan Islam sesungguhnya sangat dibenci oleh ALLOH SWT dan Para Rosul ALLOH SWT, karena sesungguhnya JIHAD yang sedang dikumandangkan oleh sebagian kecil umat saat ini sangat jelas didasari oleh ambisi untuk kepentingan pribadi, kelompok atau golongan, untuk memaksakan sebuah paham atau mazhab yang belum tentu terjamin kebenarannya disisi ALLOH SWT, hal ini tidak ada kaitannya dengan risalah ALLOH SWT yang sudah dan sedang berjalan di muka bumi ini, justru malah mencoreng Risalah ALLOH SWT didunia.

 

Untuk anda ketahui bahwa ALLOH SWT dalam menurunkan Risalah-Nya kedunia kaitannya untuk kepentingan seluruh umat manusia, tanpa membedakan ras, suku atau golongan. Jangan dicampuradukan antara kepentingan dunia dan kepentingan akhirat, urusan akhirat hanya anda sendiri yang mempertanggungjawabkannya dengan ALLOH SWT (jangan merasa paling hebat atau paling benar dalam hal urusan akhirat). Tanpa anda ketahui dan tanpa anda sadari susunan kehidupan didunia sudah diatur atau ditentukan oleh kehendak ALLOH SWT.

 

Demikianlah, kami sampaikan berita baik ini dengan sesungguhnya agar pemahaman umat manusia didunia tidak terperosok semakin dalam dan kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat untuk kita semua.

 

ALLOH SWT selalu beserta kita…”amin”

 

Wassalammu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh.

 

 

Jakarta, 24 September 2009

 

Ttd

Insan Hablumminalloh