Assalamu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing menjembatani dan menjalurkan kami ke jalan Ridho-Nya.

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Syukur alhamdulillah atas ridho/izin dari ALLOH SWT dan Para Rosul/Utusan ALLOH SWT, saat ini kami bermaksud mengungkap :

 

MISTERI ESCROW ACCOUNT ON BEHALF, NOMINAL UNLIMITED

Didalam dunia per-bank-kan ada istilah yang disebut dengan Escrow account (rekening penampung sementara), rekening ini digunakan untuk menyimpan dana/uang sampai syarat-syarat dalam perjanjian bisnis dipenuhi semua. Pihak yang memegang rekening ini disebut Escrow agent.

Escrow adalah suatu perjanjian legal dimana sebuah barang (umumnya berupa uang, namun bisa juga benda apapun lainnya) disimpan seorang pihak ketiga (yang dinamakan Escrow agent) sementara menunggu isi kontrak dipenuhi.

“ Escrow adalah suatu dokumen yang sah ( akta yang lainnya), uang , saham, atau property lainnya yang dikirimkan oleh grantor, promisor atau obligor ke dalam tangan seorang pihak ketiga, untuk disimpan sampai pada suatu saat tertentu sampai terjadinya suatu kemungkinan atau suatu prestasi dari suatu kondisi (yang disepakati), dan selanjutnya akan diserahkan kepada grantee, promise, or oblige. Suatu sistem pemindahan dokumen seperti akta, obligasi, saham, dana atau properti lainnya yang dilaksanakan oleh seorang pihak ketiga untuk disimpan sampai semua persyaratan di dalam suatu kontrak dipenuhi; misalnya penyerahan akta kepada escrow agen di bawah (perjanjian) angsuran pembelian tanah sampai pembayaran tanah tersebut dipenuhi.”

Escrow adalah :

1. Pihak ketiga yang netral yang ditunjuk dan bertindak sebagai pemelihara/wali untuk dokumen dan dana-dana sepanjang proses penyerahan hak milik dari penjual ke pembeli atau selama penggantian struktur kepemilikan.

2. Rekening yang dipegang oleh seorang pemberi pinjaman yang berisi dana yang dikumpulkan bersama dengan pembayaran angsuran hipotik bulanan. Dana di dalam escrow account tersebut digunakan oleh pemberi pinjaman untuk membayar biaya tahunan seperti pajak dan asuransi atas nama peminjam

Bentuk – bentuk Perjanjian Escrow. Pada prakteknya, perjanjian escrow mempunyai bentuk – bentuk sebagai berikut :

1. Two Party Escrow Agreement (Perjanjian Escrow dua pihak) Di dalam bentuk perjanjian ini, berlaku hukum mengenai trust, dalam hal ini adalah trust yang dilahirkan melalui perjanjian. Agen Escrow, dalam perjanjian ini berfungsi sebagai trustee, dimana ia akan memberikan suatu prestasi kepada seorang beneficiary. Agen escrow berkewajiban untuk memelihara dan mengamankan dokumen, saham atau hal berharga lainnya dari gangguan pihak lain, untuk nantinya diberikan kepada beneficiary sesuai dengan apa yang diinstruksikan di dalam escrow instruction. Perjanjian jenis ini seringkali ditemui dalam perjanjian mengenai lisensi software. Untuk mempermudah akan diberikan ilustrasi sebagai berikut: Perusahaan X adalah perusahan dalam bidang pengolahan software computer. Perusahan TH adalah perusahaan yang bergerak di bidang digitasi yang dalam melakukan usahanya membutuhkan software – software dari Perusahaan X. A adalah seorang agen escrow di Internet. Untuk kepentingan bisnisnya, Perusahaan X menunjuk A, seorang agen escrow untuk memberikan source code(kode dasar) dari software yang akan dilisensikan. Source code tersebut untuk membuka suatu kode agar software tersebut dapat dijalankan oleh Perusahaan TH. Kode tersebut akan diberikan kepada Perusahaan TH sebagai Licensee(yang menerima lisensi), setelah Licensee memenuhi syarat-syarat yang tertuang di dalam escrow instruction. Jadi Perusahaan X sebagai Licensor dalam perjanjian ini berpihak sebagai Trustor, ia mempunyai kewajiban sebagai seorang Trustor. Agen A sebagai Escrow Agen dalam perjanjian ini bertindak juga sebagai Trustee, ia mempunyai kewajiban sebagai seorang Trustee. Perusahaan TH sebagai Licensee dalam hal ini berpihak sebagai seorang beneficiary, ia mempunyai hak sebagai seorang beneficiary.

2. Three Party Escrow Agreement (Perjanjian Escrow tiga pihak) Perjanjian ini merupakan jenis perjanjian yang paling umum di dalam perjanjian escrow. Di dalam perjanjian ini, terdapat tiga pihak, yaitu para pihak dalam perjanjian pokok, perjanjian pokok tersebut dapat berupa jual beli, sewa menyewa, dll, dan pihak agen escrow sebagai penyimpan dokumen, dana yang nantinya akan diserahkan kepada masing – masing pihak. Sebagai ilustrasi akan dipaparkan contoh sebagai berikut: X (penjual) dan Y (pembeli) telah sepakat untuk melakukan perjanjian jual beli atas sebuah rumah milik X. Y sebagai pembeli merasa perlu untuk mengetahui kelengkapan dokumen dan status dari rumah yang akan dibelinya dari X. Sedang di pihak X diperlukan kepastian mengenai kemampuan Y akan kesanggupan pembayaran atau dengan kata lain dana untuk membeli rumah telah tersedia. Kedua hal tersebut sangat penting untuk diketahui oleh para pihak dalam perjanjian. Agar kepentingan para pihak dapat terpenuhi maka keduanya menunjuk seorang yang netral dan tidak berkepentingan, misalnya F yang berperan dalam menerima, menyimpan, dan memeriksa dokumen kelengkapan perjanjian jual beli rumah yang diperlukan oleh X, dan sebaliknya F akan menerima dan menyimpan uang harga pembelian yang harus diserahkan oleh Y. Setelah diperiksa, maka F akan memberikan dokumen rumah kepada Y, dan F akan memberikan uang pembayaran kepada X.

Dari uraian singkat tersebut diatas sesungguhnya kita dapat mengetahui bagaimana di dunia saat ini ALLOH SWT menyusun atau menata harta-harta milik-Nya.

Bagaimana sesungguhnya untuk mengetahui wujud/bukti adanya harta-harta milik ALLOH SWT dalam kehidupan manusia di dunia saat ini ?…

Sesungguhnya ALLOH SWT  telah menyusun system di dunia per-bank-kan seperti yang telah diuraikan tersebut diatas  yaitu dalam bentuk Escrow account, ini adalah salah satu contoh dalam mendeteksi bagaimana menyimpan dan mengalirkan harta-harta milik ALLOH SWT dalam kehidupan manusia, cara transaksi atau terbentuknya escrow account atau rekening khusus yang menampung harta-harta milik ALLOH SWT dimana jumlahnya sangat pantastik  yang kini banyak tersimpan pada Bank-bank Internasional maupun Bank-bank Nasional, ALLOH SWT memiliki metode atau system dimana manusia didunia tidak banyak menyadarinya dan tidak akan mampu untuk mendeteksi atau menghalangi proses berjalannya system ini (kecuali manusia yang diridhoi oleh ALLOH SWT untuk mengetahuinya).

Sesungguhnya didalam dunia per-bank-kan,  hanya satu bank yang mampu/bisa mebuat / menerbitkan escrow account yang nilainya sangat pantastik !!!.

Hal ini sangat perlu kami sampaikan agar kalangan dunia per-bank-kan, para birokrat atau para pejabat di negri ini dapat menyadarinya, sehingga dalam mengambil tindakan atau keputusannya lebih hati-hati, karena resiko atau konsekwensi yang diterima sangat-sangat berat sekali apabila menyalahgunakan atau merekayasa harta-harta milik ALLOH SWT untuk kepentingan peribadi, klompok atau golongan tanpa seijin yang diberikan kuasa penuh dari ALLOH SWT.

Walaupun manusia saat ini mampu merekayasa untuk menggunakan harta-harta milik ALLOH SWT tanpa seijin-Nya, secanggih apapun manusia dalam menutupinya cepat atau lambat akan terungkap dengan sendirinya atas kehendak ALLOH SWT,  maka kami menghimbau kepada orang-orang yang masih diberikan umur panjang , yang menggunakan dana ini (menggunakan tanpa ijin dari pemegang kuasa penuh dari ALLOH SWT) segera bertobat dan segera mengembalikan ke tempatnya semula, sebelum terlambat dan menanggung resiko yang sangat berat.

Sesungguhnya proses pengungkapan akar permasalahan atas orang-orang yang merekayasa  harta titipan ALLOH SWT saat ini sedang berjalan.

Wahai orang-orang yang merekayasa harta milik ALLOH SWT, apakah anda sayang terhadap keluarga (anak, istri atau keturunan anda), karena selain anda sendiri  efek yang akan menerima resiko dari ulah anda, juga akan ditanggung oleh anak cucu anda, saat ini anda berpesta pora, bersukaria menikmati hasil rekayasa anda, anda tidak menyadari bahwa sesungguhnya sedang menghisap darah anak cucu keturunan anda sendiri, demikian sedikit kami berikan gambaran bagaimana resiko yang akan ditanggung oleh orang-orang yang merekayasa harta-harta milik ALLOH SWT ini.

Untuk diketahui akibat dari  merekayasa harta-harta titipan ALLOH SWT ini, yang hanya untuk kepentingan ambisi pribadi, klompok atau golongan  maka ALLOH SWT menurunkan ajab berupa  krisis global yang sedang dan telah terjadi di dunia saat ini, dimana pada akhirnya rakyat yang harus menaggung bebannya (sesungguhnya semua ini adalah atas kehendak ALLOH SWT terkait dengan Risalah ALLOH SWT yang akan segera dimunculkan secara Hablumminanas).

Bersabarlah wahai saudaraku, karena dalam menurunkan atau menggunakan harta-harta milik ALLOH SWT untuk kepentingan umat, harus dengan jalan yang baik, tempat yang baik dan niat yang baik, tanpa diembel-embeli oleh ambisi kepentingan pribadi, kelompok atau golongan, karena sesungguhnya ini semua terkait langsung dengan kekuasaan dan risalah ALLOH SWT menuju akhir jaman.

Demikianlah, kami sampaikan berita baik ini dengan sesungguhnya dan kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat.

ALLOH SWT selalu beserta kita…”amin”

Wassalammu’alaikum warohmat-Alloh wabarokatuh

Jakarta, 22 Desember 2009

Ttd

Insan Hablumminalloh