Assalammu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatuh.

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing dan menjembatani kami ke jalan ridho-Nya, dan ALLOH SWT senantiasa selalu memebrikan/menurunkan rahmat-Nya kepada kita semua.

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Syukur alhamdulilah atas izin dan ridho dari ALLOH SWT & Para Rosul ALLOH SWT, kami bermaksud menyampaikan berita baik ini mengenai :

KEKUATAN SEJATI YANG MAHA DAHSYAT

Maksud dan tujuan dibuatnya tulisan ini adalah guna memberikan pencerahan kepada umat di seluruh dunia mengenai sesuatu yang masih menjadi rahasia disisi ALLOH SWT, sehingga ummat manusia akan lebih mengenal secara jelas tentang dirinya sebagai ummat manusia yang hidup di alam dunia ini, dengan mengenal dirinya maka manusia akan meraih kemuliaan yang hakiki dihadapan ALLOH SWT, yang pada akhirnya akan  tercapai kebahagiaan Dunia dan Akhirat, (manusia yang sempurna baik lahir maupun batinnya).

Saudaraku dimanapun anda berada, seperti yang kita ketahui bahwa manusia adalah salah satu mahluk ciptaan ALLOH SWT yang paling sempurna, manusia diberikan kelebihan / kesempurnaan akal untuk digunakan sebagai sarana menjalani kehidupan di alam dunia ini, bisa mengenal dan merasakan bentuk-bentuk ciptaan ALLOH SWT, maka dengan telah diberikannya akal yang sempurna tentunya kita wajib bersyukur atas karunia ini, namun kenyataannya sungguh prihatin akan sebagian besar ummat manusia saat ini, mereka begitu bangga atas akal yang dimilikinya, akal tersebut mereka gunakan untuk mencapai kesenangan di dunia, mereka tidak menghiraukan kesenangan yang dicapainya menimbulkan penderitaan bagi yang lainnya. Mereka semakin merasa mampu untuk berbuat apapun di dunia ini dengan akalnya, mereka akan berusaha mencapai segala keinginannya dengan akal yang dimilikinya.

Ketika manusia semakin mengagungkan akalnya, mereka tidak menyadari telah semakin menjauh dari penciptanya.

Saudaraku dimanapun anda berada, bukan maksud kami untuk menggurui atau mengajari anda sekalian, bukan kami yang merasa paling benar, paling pintar atau paling hebat tetapi ini semua semata-mata karena ALLOH SWT, untuk kebaikan kita semua sebagai ummat manusia yang masih di berikan kesempatan untuk hidup di dunia ini, sebagian besar ummat manusia di dunia saat ini belum mengetahui dan menyadari yang sesungguhnya tentang suatu  “KEKUATAN SEJATI YANG MAHA DAHSYAT” yang ada dalam diri umat manusia, yaitu “KEKUATAN DAHSYAT” yang ada pada diri “INSAN SEMPURNA” atau “INSAN SEJATI” versi ALLOH SWT dan para Rosul-Nya yang mampu mencapai/mendapatkan kebahagian di dunia dan di akhirat. Aapabila manusia mampu mengenali dirinya, maka akan terjamin kehidupan di Dunia dan di Akhiratnya.

Bagai mana caranya untuk mengenal diri kita ?….. ,

Untuk mengenali diri kita, bisa ditelusuri dari asal usul. Wujud diri manusia, wujud manusia terdiri dari 4 (empat) unsur yaitu :

  1. Unsur Tanah
  2. Unsur Air
  3. Unsur Angin
  4. Unsur Api

Dari empat unsur tersebut diatas yaitu yang merupakan wujud FISIK manusia, sudah banyak di pahami oleh umat manusia. Disamping itu masih ada 2 (dua) unsur penentu atas langkah manusia di dunia yang belum banyak di ketahui dan dipahami oleh sebagian besar ummat manusia. Unsur  tersebut adalah merupakan penentu keselamatan di dunia dan di akhirat. Ketika manusia mampu mengenal asal usul kedua unsur tersebut maka bersyukurlah karena itu adalah salah satu modal dasar untuk menuju kepada kesempurnaan yang hakiki. Adapun sebagian kecil manusia baru mampu mengenal salah satu saja dari dua unsur tersebut. Adapun unsur-unsur tersebut adalah :

–   Unsur Pertama

Fungsinya langsung berhubungan dengan hal yang “NYATA”, ke-dunia-an atau bisa disebut juga Hablumminanas, dimana unsur ini letaknya mulai dari bagian “Tenggorokan keatas”.

–  Unsur Kedua

Fungsinya langsung berhubungan dengan PENCIPTANYA yaitu ALLOH SWT, atau bisa disebut juga Hablumminalloh, dimana letaknya tersembunyi didalam rongga dada.

Dalam hal perjalanan kehidupan manusia di dunia banyak diantaranya yang mengedepankan unsur Pertama, sedangkan unsur yang Kedua belum secara mutlak dilaksanakan, padahal ditempat itulah sifat-sifat jujur, adil, lembah manah serta tulus ikhlas dalam bertindak bersemayam, sedangkan tempat bersemayamnya sifat-sifat ambisi, emosi, ego diri dan lain terkait ke-dunia-an berada pada kepala/otaknya. Manakala manusia dapat menyelaraskan kedua unsur tersebut, maka akan teraihlah kebahagiaan dunia dan akhirat.

Untuk mengenali kedua unsur tersebut sesungguhnya kita bisa amati dari prilaku manusia di dunia, adapun unsur yang pertama dari dua unsur tersebut adalah seperti yang telah disebutkan/diuraikan dalam alinea  diatas, ALLOH SWT telah memberikan kelebihan didalam diri manusia yaitu suatu sarana/fasilitas untuk kehidupan di dunia, dengan sarana/fasilitas itu manusia mampu mengarungi kehidupan, manusia mampu melihat, mendengar, membedakan beraneka ragam rasa dan mengenal bentuk-bentuk ciptaan ALLOH SWT di alam dunia ini. Ketika manusia “mengagungkan” sarana ini maka manusia akan terjebak kedalam satu sisi saja yaitu akan menimbulkan sifat-sifat ambisi, emosi, ego diri bahkan ke-dunia-an, yang kemudian bilamana dirinya tidak dapat mengendalikannya untuk tujuan baik maka akan membawa dirinya hanya untuk mengejar  kebahagiaan/kesenangan/kenikmatan di alam dunia saja (ke-dunia-an / Hablumminanas). Seharunya umat manusia bisa menganalisa dan menyadari tentang hal ini, karena dari fasilitas ini sesungguhnya ALLOH SWT menurunkan suatu ujian dan cobaan di alam dunia ini, kenapa demikian ?…., karena sesungguhnya asal usul unsur fasilitas itu adalah tempat dimana bersemayamnya hal-hal yang kurang baik/buruk bilamana manusia tidak dapat mengendalikannya. Sesungguhnya ummat manusia sudah banyak mengetahui tentang mahluk ciptaan ALLOH SWT  yang paling buruk, yang telah berikrar untuk mengganggu ummat manusia agar menjadi golongan mereka untuk masuk kedalam api neraka. Mahluk Apakah itu ?…., (jawabannya anda analisa sendiri) “MAHLUK” itulah yang atas kehendak-Nya diciptakan untuk melengkapi pada diri manusia sebagai unsur ke-dunia-an /Hablumminanas atau unsur Pertama. Sebelum mahluk ini dijadikan salah satu unsur didalam diri manusia, untuk mengurangi unsur buruknya maka oleh ALLOH SWT mahluk ini dibakar dalam Api Neraka yang paling dasar, dimana proses pembakarannya memakan waktu teramat sangat lama.

Fungsi unsur yang kedua, kita bisa mengamati dari kehidupan kita, contohnya demi mengejar “ambisi” kadang-kadang manusia secara pribadi, kelompok atau golongan atau secara berjamaah sering mengucapkan kebohongan, dan yang mengucapkan kebohongan adalah “mulut” dan mulut tempatnya berbohong. Namun salah satu unsur “penyelaras” yang ada pada diri manusia yaitu unsur yang kedua akan membisikan yang sebenarnya, yaitu bahwa bohong adalah hal yang tidak dibenarkan/salah. Namun karena manusianya tidak dapat mengendalikan emosi, ambisi dan ego diri-nya, maka unsur pertama yang penuh dengan “hawa iblis” mengalahkan unsur kedua yang berbicara apa adanya, yang akhirnya terjadilah hal-hal yang tidak mendapatkan ridho dari sisi ALLOH SWT.

Dalam scope yang luas bisa berakibat “tatanan masyarakat bangsa negara dan dunia akan AMBURADUL” seperti yang terjadi di atas bumi ini, terutama bagi masyarakat bangsa dan Negara Indonesia dewasa ini. Hal ini terjadi akibat dari manusia mengandalkan/mengagungkan/dikendalikan oleh Otak/Akalnya. Unsur yang selalu mengatakan kebenaran atau hal yang sesungguhnya letaknya dibawah batang leher kita, unsur ini diletakan oleh ALLOH SWT  sangat tersembunyi, sesuai dengan asal usulnya yang sangat suci maka unsur ini selalu mengatakan yang sesungguhnya tidak pernah berkata/berbisik kebohongan. Tahukah anda tempat asal usul unsur ini, yaitu tempat yang sangat suci ?…., Sedikit akan kami berikan gambaran mengenai asal usul unsur yang suci ini, semua manusia pasti bercita-cita ketika kembali di panggil kesisi-Nya menginginkan tempat yang baik/enak yaitu Syurga, di alam Syurga terdapat tingkatan-tingkatan mulai dari Syurga tingkat ke Satu sampai dengan Syurga paling tinggi yaitu Syurga tingkat ke Tujuh, tingkatan-tingkatan syurga ini ada dan dapat ditempati oleh manusia yang diridhoi oleh ALLOH SWT sesuai tingkatan perbuatan amal baiknya selama hidup di alam dunia. Dari tingkatan Syurga paling tinggi ALLOH SWT sesungguhnya mengambil salah satu unsur untuk di tempatkan didalam diri manusia sebagai tempat atau fasilitas ummat manusia dalam menerima dan memunculkan kebaikan dari sisi ALLOH SWT untuk dijadikan panduan di alam dunia ini, sehingga nantinya manusia dapat/mampu kembali keasalnya yang baik.

Saudaraku dimanapun anda berada, dapat kita simpulkan apa yang sudah sedikit di uraikan di atas. Sungguh luar biasa apabila ummat manusia atau salah satu ummat manusia di alam kehidupan dunia saat ini mampu mengendalikan Akal/Otaknya dengan kekuatan Hati/Qolbu, segala sikap, tindakan serta ucapannya yang sesuai Qolbunya maka atas ridho ALLOH SWT secara pasti akan mewujudkan kebaikan/keberkahan bagi seluruh ummat manusia, alam semesta beserta isinya akan ikut serta tunduk dan sujud patuh untuk berbakti kepada manusia sempurna/ manusia sejati tersebut.

Cukup jelas bahwa didalam diri manusia selain  4 (empat) unsur terdapat 2 (dua) unsur penentu keselamatan di dunia dan di akhirat, adapun  kedua unsur tersebut adalah :

1. Unsur Hablumminanas (ke-dunia-an) :

Unsur ini adalah seperti yang sudah diuraikan di atas adanya mulai dari kepala sampai dengan batang leher kita, dimana unsur ini semua dikendalikan oleh Otak/Akal. Semua urusan di dunia dapat dirasakan/dinikmati setelah melalui proses dalam Otak/Akal. Karena asal usul unsur ini dari unsur yang sangat buruk maka perlu suatu proses pengendali agar supaya selamat di dalam kehidupan dunia dan akhirat. Timbulnya keburukan di dunia ini akibat Akal/Otak tidak dikendalikan oleh Qolbu.

2. Unsur Hablumminalloh (Akhirat)

Unsur ini adalah sama halnya seperti yang sudah diuraikan di atas bahwa posisi keberadaannya dibawah batang leher kita, tempatnya sangat tersembunyi yaitu Hati/Qolbu, Asal usul unsur ini ALLOH SWT ambilkan dari unsur yang paling suci, maka dalam bersikap unsur ini tidak pernah berbohong, selalu berbisik apa adanya. Ketika manusia mampu mengutamakan Qolbunya tanpa disadari secara otomatis manusia tersebut telah mengutamakan dan berkomunikasi dengan penciptanya.

Kisah nyata adanya Para Rosul ALLOH SWT yang sudah terjadi dan saat ini menjadi suri tauladan bagi seluruh ummat manusia agar bisa selamat di dunia dan akhirat, adalah sebuah bukti yang sangat-sangat jelas dan nyata, yang tidak bisa terbantahkan bahwa Beliau Para Rosul ALLOH SWT mampu mencapai kerosulannya karena mampu mewujudkan keutamaan Qolbunya didalam kehidupan di dunia, Beliau Para Rosul ALLOH SWT tidak pernah mendahulukan akalnya/logika dalam segala ucapan dan tindakannya, tetapi selalu mendahulukan Qolbunya. Ketika manusia mampu mengutamakan Qolbunya secara otomatis ALLOH SWT akan ridho menurunkan rahmat dan hidayah kepada manusia tersebut. Dengan Qolbunya yang sempurna diturunkan “MANDAT” secara langsung dari sisi-Nya disertai segala SARANA & PRASARANANYA sebagai “FASILITAS” dalam melaksanakan perintah “secara langsung” dari sisi ALLOH SWT dan para ROSUL-NYA, yang merupakan kepanjangan “kehendak, langkah dan tangan ALLOH SWT” untuk mengemban amanah dari sisi ALLOH SWT demi menyelamatkan ummat manusia di dunia.

I HAVE GOT THE POWERS

– BANYAK  AKAL

– BERKARYA  BESAR

– PEMBAWA  PERUBAHAN

– PEDULI SESAMA

INSAN SEJATI PENGOBAR INSPIRASI

” ITULAH KUALITAS  9 (SEMBILAN) BINTANG “

Mari kita amati dan kita hayati tentang kenyataan sikap kebanyakan ummat manusia saat ini, mereka berlomba-lomba mencetak otaknya dengan diisi oleh unsur dunia, demi mencapai kesenangan di dunia, ketika otak/akal mereka sudah merasa hebat/pintar mereka merasa bangga telah mencapai apa yang diinginkannya dalam kehidupan di dunia ini, ketika mereka diberikan sebuah petunjuk tentang kebesaran ALLOH SWT yang datangnya diluar perhitungan logika otak/akal, maka mereka tidak akan mampu untuk menerimanya, mereka akan menyangkal dengan kemampuan logika otak/akalnya, mereka akan membuat sebuah penyangkalan atas perhitungan logika akal/otanya. Hasil dari mengagungkan logika otak/akalnya bukti nyata saat ini, semesta alam bergejolak tidak bersahabat, ekonomi di belahan dunia manapun sudah tidak menentu, menjadikan tatanan kehidupan tidak jelas, salah bisa jadi benar dan benar dengan rekayasanya bisa disalahkan, apalagi orang baik pasti sebaliknya.

Sadarlah wahai ummat manusia bahwa ALLOH SWT saat ini sudah dan sedang memberikan sebuah isyarat yang diturunkan ke dunia melalui bencana alam yang terjadi silih berganti, diturunkannya bermacam-macam penyakit yang aneh, sesungguhnya apabila kita amati dan kita hayati oleh Qolbu yang baik sudah jelas ALLOH SWT berkehendak “MERUBAH TATANAN” ummat manusia diluar perhitungan logika otak/akal manusia. ALLOH SWT akan menunjukan kebesaran-Nya / kekuasaan-Nya secara nyata kepada ummat manusia saat ini yang mengagungkan kehebatan logika  otak/akalnya, karena selalu berpikir yang nyata saja yang dapat dicerna dengan logika akal/otaknya.

Bersyukurlah bagi ummat manusia yang mengutamakan Qolbunya, dimana akal/otaknya dikendalikan oleh Qolbunya, karena dari Qolbu itulah tempat dimana ALLOH SWT akan memunculkan “KEKUATAN SEJATI YANG MAHA DAHSYAT”.

Demikian, uraian singkat tentang Rahasia dari sisi ALLOH SWT, yang saat ini belum pernah ada yang mampu mengungkapkannya, semoga uraian singkat ini bisa menjadi manfaat dan menjadi acuan bagi seluruh ummat manusia di dunia, sehingga tidak semakin terjerumus oleh tipudaya setan/iblis.

Titip pesan untuk para Tokoh, para Pakar dan para Ulama, agar segera mengevaluasi tentang apa yang sesungguhnya “saat ini sedang terjadi” di alam dunia, sebelum nasi menjadi bubur, tidak ada penyesalan yang datangnya lebih dahulu.

Saat ini tanda atau isyarat-Nya sudah jelas bahwa kemunculan “KEKUATAN SEJATI YANG MAHA DAHSYAT” akan terulang terjadi di dunia saat ini dimana kejadiannya tidak jauh dari lingkungan kita, apabila belum memahami juga, segeraah bertaubat sehingga kita tidak termasuk daftar orang-orang yang masuk dalam mesin pencucian yang ALLOH SWT sudah, sedang dan akan turunkan menjelang kemunculannya.

Bersyukurlah wahai ummat manusia yang telah membaca uraian di dalam situs ini semoga anda mendapatkan rahmat serta hidayahnya dan semakin menambah pengetahuan tentang “kebesaran ALLOH SWT” yang akan segera dimunculkan di alam dunia ini secara nyata.

Wassalammu’alaikum Warohmat – Alloh Wabarokatuh

 Jakarta, 07 Mei 2010 

ttd

 Insan Hablumminalloh