Assalammu’alaikum Warohmat-Alloh Wabarokatu.

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta. Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing dan menjembatani kami ke jalan ridho-Nya, dan ALLOH SWT senantiasa selalu memebrikan/menurunkan rahmat-Nya kepada kita semua.

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu tibul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Syukur alhamdulilah atas izin dan ridho dari ALLOH SWT & Para Rosul ALLOH SWT, kami bermaksud menyampaikan berita baik ini mengenai :

FASE MENGANGKAT “AKAR” DALAM MEMERDEKAKAN BANGSA DARI BELENGGU BANGSA SENDIRI

Sudah kesekian kalinya penulis berusaha untuk menyampaikan kembali sebuah pesan yang tersirat menjadi tersurat dimana selama ini masyarakat umum belum banyak yang memahami atau menyadarinya, pesan ini sesungguhnya terkait langsung dengan Kehendak ALLOH SWT yang sedang berjalan di muka bumi menjelang akhir zaman. Maksud dan tujuan disampaikannya pesan dalam tulisan ini yang bertepatan dengan bulan Puasa Jum’at 17 Romadhon 1431-H adalah merupakan sebuah pencerahan bagi seluruh ummat di dunia khususnya bangsa Indonesia, tentang adanya sebuah Risalah  ALLOH SWT yang sedang berjalan di negeri ini, menjelang akhir zaman, dimana status keberadaanya belum secara terbuka di ketahui atau disadari oleh sebagian besar bangsanya, ( masih dalam lingkungan Hablumminalloh ).

Demi terlaksananya Kehendak ALLOH SWT di muka bumi ini sesuai dengan ridho-NYA, maka secara hablumminanas (ke-dunia-an) ALLOH SWT memproses urusannya di dalam dinamika kehidupan manusia, sehingga ummat manusia di dunia tidak menyadarinya, kecuali ummat manusia yang mendapatkan ridho ALLOH SWT yang dapat/mampu mengetahuinya.

Kenapa ALLOH SWT, sampai dengan saat ini belum juga membuka urusan-NYA ?…..

Salah satu jawabannya sesungguhnya bisa kita dapatkan dari hasil pengamatan & penghayatan dalam tatanan khidupan kita sehari-hari. Mari kita uraikan hasil dari pengamatan dan penghayatan ini.

Seperti kita ketahui bahwa didalam kehidupan manusia yang berhubungan dengan urusan orang banyak sudah jelas tidak akan mampu satu orang bisa melayani jutaan atau milyaran manusia, maka secara keduniaan (hablumminanas) ALLOH SWT, menyusun tatanan kehidupan manusia dalam bentuk bernegara atau berupa kerajaan-kerajaan, dengan adanya Negara atau Kerajaan ini yang berkuasa pada masing-masing wilayahnya, yang tersebar di permukaan bumi ini maka secara otomatis penguasa-penguasa wilayah tersebut berlomba-lomba membangun negrinya menurut cara atau pola pikir mereka. Sebagian besar para pemimpin yang berkuasa pada wilayahnya biasanya tidak menyadari bahwa sesungguhnya mereka sedang mengemban AMANAH dari ALLOH SWT, sebagai kepanjangan tangan ALLOH SWT di dunia agar umat manusia di dunia dapat hidup teratur, makmur dan bermartabat. Namun pada kenyataannya sebagian besar penguasa negeri memanfaatkan kedudukannya hanya demi mencapai ambisi pribadi, kelompok atau golongannya, sehingga apa yang menjadi AMANAH dari sisi ALLOH SWT tidak secara maksimal sampai kepada tujuan yang diridhoi oleh ALLOH SWT.

Dengan telah dibentuknya tatanan kehidupan bernegara atau kerajaan-kerajaan di muka bumi ini, ALLOH SWT menurunkan urusannya pada setiap Negara atau Kerajaan di dunia ini dengan “sangat rahasia” dimana pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi perkembangan ummat manusia saat itu. Kemudian di dalam setiap masa / zaman kejayaan-kejayaan setiap Negara atau Kerajaan yang ada di muka bumi ini atas kehendak ALLOH SWT dimunculkan dan ditenggelamkan secara bergantian. Namun hal ini lagi-lagi terkadang sebagian ummat manusia tidak menyadarinya, dengan timbul dan tenggelamnya suatu negri sesungguhnya ini adalah suatu isyarat yang menjadi hikmah bagi generasi manusia selanjutnya, bahwa ALLOH SWT memiliki “TALI KENDALI” di muka bumi ini.

Kaitannya dengan situasi dan kondisi saat ini sebelum ALLOH SWT memunculkan urusan-NYA, ALLOH SWT sesungguhnya sedang memproses satu Negeri/Negara yang akan dijadikan oleh ALLOH SWT sebagai jalan untuk menyelamatkan ummat manusia di dunia menjelang akhir zaman, ALLOH SWT akan munculkan/bangkitkan kembali suatu negeri dimuka bumi ini, menjadi negeri yang sangat disegani, (dalam arti disegani adalah dihormati dalam hal posisi atau kedudukannya & bagi negeri lain yang menghormatinya tidak akan merasa tertindas atau teraniyaya, justru mereka akan mendapatkan kebahagiaan atas penghormatannya tersebut, begitupun sebaliknya apabila negeri ini dilecehkan atau ditindas oleh negeri yang lain maka secara otomatis negeri yang melecehkan tersebut akan mendapat imbalan yang jauh lebih berat dari apa yang telah dilakukannya). Tatanan negeri yang sedang ALLOH SWT bentuk, saat ini kondisinya sangat kental dengan intrik kepentingan kelompok atau golongan, penuh dengan rekayasa keadilan, maka atas kehendak ALLOH SWT negeri ini suka tidak suka, mau tidak mau harus melalui sebuah proses pencucian atau dengan istilah  MENGANGKAT “AKAR”  DALAM MEMERDEKAKAN BANGSA DARI BELENGGU BANGSANYA SENDIRI.

Cukup jelas bahwa Kenapa ALLOH SWT, sampai dengan saat ini belum juga membuka urusan-NYA ?….. karena sesungguhnya terkait dimana apabila kita amati dan kita hayati seperti yang telah diuraikan tersebut di atas bahwa ALLOH SWT sedang memproses FASE MENGANGKAT “AKAR” DALAM MEMERDEKAKAN BANGSA DARI BELENGGU BANGSANYA SENDIRI, dimana akar-akar ini sudah sangat merasuk kedalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila akar-akar ini tidak dicabut maka secara ke-dunia-an akan tetap menjadi penghalang bagi tercapainya tatanan yang diridhoi oleh ALLOH SWT. Salah satu bukti nyata adanya akar-akar yang sedang dicabut didalam tatanan bernegara saat ini adalah banyaknya masalah yang bermunculan pada setiap lini birokrasi berbangsa dan ber-tata Negara, dimana kebobrokan-kebobrokan satu-demi satu dimunculkan oleh ALLOH SWT, yang diiringi dengan irama “BENCANA ALAM” yang menderu-deru terjadi silih berganti diseluruh permukaan bumi/alam ini, apabila akar-akar ini sulit diangkat maka konsekwensi yang akan ditanggung teramat-sangat mahal atau berat, namun hal ini kembali tidak disadari oleh sebagian besar bangsanya atau pejabatnya, bahwa sesungguhnya saat ini sedang masuk dalam FASE MENGANGKAT “AKAR”. Maka baik-baik lah bagi kita yang diberikan pemahaman tentang hal ini sehingga kita dapat terhindar dari murka ALLOH SWT, dan kita tetap dalam lindungan ALLOH SWT, amin………..

Demikian, semoga berita pencerahan ini menjadi manfaat bagi kita semua.

 ALLOH SWT selalu menyertai kita….!!!

 TO WAKE UP SLEEPING GIANT ……!

 MERDEKA……!, MERDEKA…..!, MERDEKA…..!

 Wassalammu’alaikum waromat-ALLOH wabarokatuh

 

Jakarta, Jum’at 17 Romadhon 1431 H

Jakarta, Jum’at 27 Agustus 2010 M

 TTD

INSAN HABLUMMINALLOH