Assalammu’alaikum warohmat-Alloh wabarokatuh

Segala puji dan rasa syukur yang tiada batas senantiasa kami panjatkan ke Hadhirat ALLOH SWT, pencipta dan penguasa alam semesta.

Sholawat dan salam sejahtera selalu tercurah kepada Para Utusan/Rosul ALLOH SWT, yang telah membimbing menjembatani dan menjalurkan kami ke jalan Ridho-Nya.

Sebelum kami mengungkap hal ini dengan rasa rendah hati, menyampaikan mohon maaf bilamana dalam penyampaian berita baik ini ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati anda (kekurangan, kelemahan atau kesalahan itu timbul karena manusianya, kesempurnaan hanya milik ALLOH SWT). Berita baik ini tetap harus kami ungkapkan, mengenai “sesuatu” yang selama ini masih menjadi “Rahasia ALLOH SWT”.

Dengan mengucapkan fuji syukur kepada ALLOH SWT, atas ridho/izin dari ALLOH SWT dan Para Rosul/Utusan ALLOH SWT, saat ini kami bermaksud mengungkap :

MENGUNGKAP MAKNA YANG TERSIRAT DALAM PEMBUKAAN “UNDANG-UNDANG DASAR TAHUN 1945-RI”  TERKAIT KEMERDEKAAN SEJATI

Berikut ini adalah kutifan PEMBUKAAN UUD-45 REPUBLIK INDONESIA :

Pembukaan UUD 1945

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :

Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Dari isi Pembukaan UUD-45 RI diatas dapatlah kita menemukan makna yang tersirat yang selama ini masih belum terungkap.  Makna yang tersirat ini sangat luar biasa karena menggambarkan situasi kondisi Indonesia sampai dengan saat ini. Apabila kita amati dan kita hayati secara mendalam, makna yang luar biasa ini terdapat dalam kalimat :

Alinea kedua :

mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur

Memiliki makna bahwa, kita sebagai rakyat / bangsa Indonesia sesungguhnya belum merdeka secara murni (belum mendapatkan KEMERDEKAAN SEJATI), para tokoh dan pejuang 45 terdahulu baru menghantarkan raykat Indonesia “kedepan pintu gerbang kemerdekaan” maka tugas kitalah sebagai generasi penerus bangsa Indonesia ini untuk meneruskan perjuangannya sehingga dapat segera mewujudkan :

terbukanya pintu gerbang kemerdekaan yang sejati, atas berkat rahmat ALLOH SWT yang maha kuasa, didorong oleh keinginan yang luhur dari para “LELUHUR KITA” bersama-sama para pejuang 45 sampai akhir kehidupan dunia ( 1945 until FINISH )”

Nah.. untuk membuka GERBANG KEMERDEKAAN SEJATI salah satu kuncinya atau syaratnya adalah sudah diuraikan dalam tulisan-tulisan sebelumnya, diantaranya dalam judul MENGUNGKAP MAKNA “INDEPENDENT”  TERKAIT RISALAH ALLOH SWT, tanpa memiliki tekad atau niat seperti kunci yang sudah di uraikan, bangsa ini akan tetap dalam belenggu penjajahan bangsa sendiri yang disadari atau tidak sesungguhnya masih dalam kendali atau dikontrol oleh para penjajah terdahulu.

Saya sebagai penulis, yang merupakan generasi penerus bangsa ini merasa sedih melihat dan merasakan situasi kondisi saat ini, tetapi terus berusaha untuk tetap semangat, tegar, ber-do’a dan berusaha atau bekerja sesuai ridho ALLOH SWT, sehingga GENERASI SAAT INI DAN AKAN DATANG (ANAK CUCU) MEMILIKI HALUAN YANG JELAS, benar-benar bisa merasakan dan menikmati  yang namanya KEMERDEKAAN SEJATI. Dari semangat ini akhirnya ada setitik cahaya yang terus menyinari Qolbu saya sebagai penulis, Fuji Syukur kepada ALLOH SWT sipenulis akhirnya mendapat bimbingan dan ridho dari sisi ALLOH SWT agar segera menginformasikan tentang setitik cahaya ini sebagai jalan keluar menuju DIBUKANYA GERBANG KEMERDEKAAN SEJATI.

Berikut ini syarat utama terbukanya GERBANG KEMERDEKAAN SEJATI :

  1. TOBAT NASUHA KEPADA ALLOH SWT, BAGI SELURUH PARA PEMIMPIN DAN BIROKRAT TERKAIT NEGARA ATAU BANGSA INI  (Tobat yang sesungguh-sungguhnya menyadari akan kesalahan yang telah dilakukan, “KARENA KETIDAK TAHUAN ATAU KETIDAK PAHAMAN” tidak akan mengulangi perbuatan salah yang selama ini sudah meyengsarakan seluruh bangsa Indonesia).
  2. SELURUH UMMAT MUSLIM AGAR SEGERA MENGINTROFEKSI DIRI AKAN IKRARNYA SEBAGAI SYARAT MENJADI UMMAT MUSLIM YANG SEJATI, yang selama ini telah diotak-atik oleh iblis, sehingga arahnya melenceng bukan kepada ALLOH SWT.
  3. MEYADARI DAN MENGAKUI BAHWASANYA ALLOH SWT ADALAH PEMILIK KENDALI SELURUH KERAJAAN KEHIDUPAN DIDUNIA, diamana sesungguhnya didalam wilayah bangsa Indonesia adalah merupakan tempat atau wadah untuk mewujudkan kebesaran-NYA (PANCASILA SEJATI) menjelang akhir jaman.
  4. PEMIMPIN BANGSA INI HARUS MEMILIKI WAHYU YANG DAPAT RIDHO DARI SISI ALLOH SWT BERUPA PEMEGANG SUPER-SEMAR SEJATI DARI SISI ALLOH SWT :
    1. WAHYU KEPEMIMPINAN
    2. WAHYU PENGGUNAAN HARTA BENDA (PEGANG KUNCI BAITUL MAL)
  5. Kedua wahyu yang tersebut dalam point 4 (empat) diatas adalah bukti bahwa itulah MANUSIA SEJATI yang JATI DIRINYA sudah diterima disisi ALLOH SWT, kedudukannya sudah sama dengan PARA ROSUL ALLOH SWT, karena ini adalah syarat utama sebagai manusia di dunia untuk menerima estapet tugas-tugas di dunia untuk kebaikan kehidupan seluruh ummat manusia menjelang akhir jaman (MANUSIA SEJATI PEMEGANG KUNCI PINTU GERBANG KEMERDEKAAN SEJATI).
  6. Seluruh bangsa-bangsa di dunia harus memiliki tekad untuk bekerjasama dalam hal kebaikan bersama menuju ERA GLOBALISASI / ERA KEBERSAMAAN yang diridhoi oleh ALLOH SWT, ketika Negara-negara diseluruh dunia mencoba untuk bersekongkol dengan sebagian kelompok didalam dan diluar bangsa Indonesia, demi menghambat munculnya PEMIMPIN SEJATI yang terkait dengan Risalah ALLOH SWT yang tempat diturunkannya adalah didalam wilayah Indonesia ini, maka secara OTOMATIS atau dengan sendirinya akan ikut mempersulit keluar dari yang namanya KRISIS GLOBAL, (hati-hati ALLOH SWT sudah membuat ketetapannya yang berlaku bagi 7 (tujuh) turunan manusia).
  7. PEMIMPIN SEJATI HARUS INDEPENDENT ( INDEPENDENT SEJATI ) yang diridoi oleh ALLOH SWT.

Dari ke TUJUH point tersebut diatas adalah merupakan KUNCI TERBUKANYA PINTU BAITUL MAL, sehingga BAITUL MAL yang keberadaannya sudah tersebar dan mengakar dalam nadi ekonomi kehidupan manusia diseluruh penjuru negara-negara didunia segera bisa dimanfaatkan kembali untuk kebaikan bersama yang diridhoi oleh ALLOH SWT. Maka krisis ekonomi global bisa segera diatasi. KRISIS GLOBAL terjadi karena pintu-pintu LUMBUNG BAITUL MAL yang saat ini wujudnya berada pada BANK-BANK NASIONAL & INTERNASIONAL dalam kondisi terkunci, akibat dari kesalahan ummat manusia yang tidak bertanggungjawab, yang terus merekayasa & bersekongkol untuk menguasainya, sehingga keberkahan dari sisi ALLOH SWT  tertangguhkan, “manusia berusaha membuat satu juta cara untuk menjebol / membobol kuncinya, namun ternyata ALLOH SWT hanya dengan satu cara, dengan yang namanya KEHENDAK-NYA terkait dengan RISALAH ALLOH SWT menjelang akhir jaman“.

Dengan tidak ada daya dan upaya si penulis mengucapkan Fuji syukur kepada ALLOH SWT, atas jembatan PARA ROSUL ALLOH SWT telah berhasil meguraikan atau MENGUNGKAPKAN tentang adanya RAHASIA YANG TERSIRAT dalam UUD-45-RI dan situasi kondisi kehidupan kita saat ini, sehingga semakin menambah keimanan dan ketaqwaan kita semua, ARAH atau HALUAN PEMBANGUNAN KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DI DUNIA INI AKAN JELAS (memiliki haluan yang jelas sampai akhir jaman), tidak terpotong-potong oleh periode  atau masa kepentingan politik yang hanya memuaskan sebagian orang atau kelompok saja, yang pada akhirnya justru MENGABURKAN HALUAN ATAU ARAH, terjebak oleh panatisme dan ego sendiri yang berhasil disusupkan iblis dalam kehidupan kita.

Para Pendahulu atau Leluhur kita atas ridho ALLOH SWT sudah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya demi meyusun kehidupan ini, dimulai dari semenjak Beliau Nabi ADAM AS diturunkan kedunia sampai sekarang, agar kita semua sebagai anak cucunya bisa selamat dan menikmati keberkahan DUNIA dan AKHIRAT, kita ini hanya tinggal menggunakan dan menikmati hasilnya, ibarat makanan sudah terhidang semua di atas meja. Kenapa kita ini masih terus bergelut dengan ego  kita sendiri ?….., sadarlah wahai saudaraku !!!….

Semoga uraian pencerahan ini bisa bermanfaat.

Wassalammu’alaikum warohmat-ALLOH wabarokatuh

INSAN HABLUMMINALLOH